Inneke: Dulu hijab desainnya kolot, sekarang beragam


Bandung.merdeka.com - Kehadiran artis Inneke Koesherawati menjadi pusat perhatian pengunjung The Sixth Indonesia Hijab Fest 2016 yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (ITB) Bandung, Jumat (29/4).
Ia menjadi narasumber dalam bincang-bincang santai di tenant Wardah Cosmetics. Mengenakan hijab warna hitam yang dengan kerudung abu-abu motif garis-garis, Inneke berbagi cerita kisah hidupnya, ketika masih jadi artis tak berkerudung hingga memutuskan berjilbab.
Di ujung acara, artis senior yang tampak awet muda itu melayani pertanyaan pengunjung hingga foto-foto. Salah seorang penanya sempat berdecak kagum memuji duta produk kecantikan tersebut, "Wah cantik banget," katanya sebelum mulai bertanya.
Inneke mengaku senang melihat fenomena berhijab yang makin marak baik di kalangan anak muda maupun orangtua. Menurutnya, berhijab di usia tua sudah biasa, tetapi berhijab di kawula muda luar biasa.
"Saya senang sekali banyak anak muda muslim yang mulai mengenakan hijab. Dulu zaman saya masih jarang anak muda berjilbab," kata Inneke.
Ia mengatakan, orangtua muslim berhijab memang sudah seharusnya. Tetapi jika orang muda berhijab, dia akan menghadapi banyak tananan berat.
"Anak muda tak mudah memutuskan untuk pakai kerudung, godaannya berat apalagi gempuran informasi zaman sekarang ini sulit pakai jilbab," ungkapnya.
Namun sisi baiknya, kata Inneke, perkembangan model hijab saat ini sudah jauh berkembang. Banyak model yang dibuat perancang busana dengan sentuhan desain modern.
Berebeda dengan dulu di mana desain hijab masih cenderung monoton dan kolot. "Busana muslim sekang beragam, saya saja yang pakai standar, warna juga banyak pilihan. Jadi kita anak muda harus berterima kasih kepada desainer-desainer lokal," katanya.
Ia mengatakan, banyak desainer yang merancang hijab sesuai dengan perkembangan zaman. Mereka membut hijab dengan beragam model yang stylist tanpa menghilangkan unsur syari.
Ia bercerita, saat beberapa tahun lalu mengikuti peragaan busana karya desainer Dian Pelangi di Paris, Prancis. Banyak pegiat fesyen yang terkejut dengan peragaan busana tersebut. Mereka tidak mengira busana muslim bisa dirancang keren-keren.
"Pikiran mereka busana muslim itu identik sengan busana Arab," katanya.
Maka ia yakin busana muslim Indonesia akan menjadi role model busana muslim dunia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak