Inneke: Dulu hijab desainnya kolot, sekarang beragam

user
Muhammad Hasits 30 April 2016, 11:36 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Kehadiran artis Inneke Koesherawati menjadi pusat perhatian pengunjung The Sixth Indonesia Hijab Fest 2016 yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (ITB) Bandung, Jumat (29/4).

Ia menjadi narasumber dalam bincang-bincang santai di tenant Wardah Cosmetics. Mengenakan hijab warna hitam yang dengan kerudung abu-abu motif garis-garis, Inneke berbagi cerita kisah hidupnya, ketika masih jadi artis tak berkerudung hingga memutuskan berjilbab.

Di ujung acara, artis senior yang tampak awet muda itu melayani pertanyaan pengunjung hingga foto-foto. Salah seorang penanya sempat berdecak kagum memuji duta produk kecantikan tersebut, "Wah cantik banget," katanya sebelum mulai bertanya.

Inneke mengaku senang melihat fenomena berhijab yang makin marak baik di kalangan anak muda maupun orangtua. Menurutnya, berhijab di usia tua sudah biasa, tetapi berhijab di kawula muda luar biasa.

"Saya senang sekali banyak anak muda muslim yang mulai mengenakan hijab. Dulu zaman saya masih jarang anak muda berjilbab," kata Inneke.

Ia mengatakan, orangtua muslim berhijab memang sudah seharusnya. Tetapi jika orang muda berhijab, dia akan menghadapi banyak tananan berat.

"Anak muda tak mudah memutuskan untuk pakai kerudung, godaannya berat apalagi gempuran informasi zaman sekarang ini sulit pakai jilbab," ungkapnya.

Namun sisi baiknya, kata Inneke, perkembangan model hijab saat ini sudah jauh berkembang. Banyak model yang dibuat perancang busana dengan sentuhan desain modern.

Berebeda dengan dulu di mana desain hijab masih cenderung monoton dan kolot. "Busana muslim sekang beragam, saya saja yang pakai standar, warna juga banyak pilihan. Jadi kita anak muda harus berterima kasih kepada desainer-desainer lokal," katanya.

Ia mengatakan, banyak desainer yang merancang hijab sesuai dengan perkembangan zaman. Mereka membut hijab dengan beragam model yang stylist tanpa menghilangkan unsur syari.

Ia bercerita, saat beberapa tahun lalu mengikuti peragaan busana karya desainer Dian Pelangi di Paris, Prancis. Banyak pegiat fesyen yang terkejut dengan peragaan busana tersebut. Mereka tidak mengira busana muslim bisa dirancang keren-keren.

"Pikiran mereka busana muslim itu identik sengan busana Arab," katanya.

Maka ia yakin busana muslim Indonesia akan menjadi role model busana muslim dunia.

Kredit

Bagikan