1. BANDUNG
  2. GAYA HIDUP

Indie Market Fest, Toko Offline yang Usung Sistem Omnichannel

"Untuk sistem omnichannel sendiri maksudnya adalah sistem yang mampu mengintegrasikan channel penjualan ritel".

Indie Market Fest. ©2021 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Senin, 08 Februari 2021 13:10

Merdeka.com, Bandung - PT Indie Marketindo Ceria yang merupakan perusahaan ritel digital asal Bandung membuka toko offline berbasis digital di Kawasan Sukajadi, Bandung. Dengan nama Indie Market Fest Community Store, tempat ini digadang-gadang sebagai toko offline berbasis digital pertama di Bandung yang mengusung sistem omnichannel.

CEO PT Indie Marketindo Ceria, Elvis Samallo mengatakan, toko ini hadir dengan mengusung konsep gudang. Kehadiran toko ini sebagai upaya untuk menghidupkan kembali usaha ritel offline yang tergerus lantaran masa pandemi virus corona beberapa bulan belakangan ini.

"Untuk sistem omnichannel sendiri maksudnya adalah sistem yang mampu mengintegrasikan channel penjualan ritel, mulai dari toko fisik, online, sosial media commerce, hingga ke marketplace. Sistem ini akan memberikan pengalaman berbelanja yang baru kepada konsumennya untuk menggunakan channel belanja yang diinginkan," terang Elvis kepada Merdeka Bandung saat jumpa wartawan akhir pekan lalu.

Elvis menjelaskan, kehadiran Indie Market Fest Community Store ini memiliki dua tujuan. Yakni, mengembangkan komunitas kreatif yang ada di Bandung. Yang kedua adalah membantu para pengusaha ritel baik berskala besar ataupun kecil untuk mengembangkan bisnisnya.

Maka dari itu, pihaknya membuka peluang bagi para anak-anak muda kreatif Bandung untuk ikut bergabung dan berkolaborasi bersama . Salah satu caranya dengan menitipkan hasil karya dan produk kreatifnya dengan sistem titip jual.

"Kami tidak membatasi ya jadi karya kreatif apapun bisa dititipkan di sini. Soalnya kreatif itu tidak dilihat dari jumlahnya, melainkan yang dapat dihargai oleh konsumen dan memberikan peluang pengembangan ide dari kreativitas tersebut," jelasnya.

Beberapa merek dagang yang telah tergabung di antaranya adalah RA Street, RA Hijab, Urgent, Bhatara Batik, Durchvolk, Lod Denim, Stayhoops, serta Koku Footwear. Setiap brand yang tergabung diberikan fasilitas digitalisasi untuk membantu pengembangan usaha mereka.

(ES/AA)
  1. Gaya Hidup
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA