Aher minta masyarakat Indonesia di Mesir promosikan kopi dan teh Jabar

Oleh Farah Fuadona pada 11 Juni 2016, 19:59 WIB

Bandung.merdeka.com - Mesir berpotensi menjadi pasar teh dan kopi Jawa Barat. Banyak warga negara Indonesia yang berada di Mesir bisa menjadi sumber daya promosi.
 
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, saat ini ada sekitar 3,8 ribu pemuda Indonesia belajar di Mesir. “Ini tentu menjadi kesempatan bagi Jabar untuk mensosialisasikan sektor agrobisnis teh dan kopi,” kata Aher melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung, Sabtu (11/7).

Menurutnya, kopi dan teh asal Jabar seharusnya bisa mendunia. Sebab kualitas dan rasanya sudah diakui. Saat ini tinggal pengembangan dan membuka jaringan pasar dunia.

Dia berharap, KBRI serta warga Jabar yang berada di Mesir agar turut mensosialisasikan teh dan kopi ini di Mesir.
 
“Sehingga pasar kopi dan teh Jabar terbuka di Mesir,” ujarnya yang mengampanyekan teh dan kopi kepada Duta Besar RI untuk Mesir Helmi Fauzi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir.
 
Ia menuturkan, Mesir merupakan negara yang memiliki hubungan kuat dengan Indonesia. Mesir menjadi negara yang paling pertama mengakui kemerdekaan dan kedaulatan NKRI.
 
“Ini tentunya menandakan bahkan bangsa kita memiliki hubungan kuat dengan mesir," tuturnya. Karena itulah, Mesir berpotensi besar menjadi pasar teh dan kopi Indonesia khususnya Jabar.

Tag Terkait