Paytren tandatangan MoU dengan pemerintahan Babel, transaksi kini lebih mudah

Oleh Muhammad Hasits pada 09 Juli 2018, 15:39 WIB

Bandung.merdeka.com - Paytren menjalin kerjasama dengan ditandai penandatanganan nota kesepahaman atau MoU bersama pemerintah provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kerjasama ‘Tentang Pengembangan dan Implementasi Solusi Pembayaran Elektronik Berbasis Aplikasi Cerdas’ ini berlangsung guna memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Bukan hanya itu, ini adalah bagian dari Program Cashless Society Pemprov Babel yang bercita-cita untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan melakukan pembayaran yang berhubungan dengan pemerintahan. “Untuk pertama kalinya kami bekerjasama pemerintah yaitu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ini bakalan jadi role model. Sudah banyak yang mau bekerjasama tapi ini yang pertama,” ujar CEO PayTren, Hari Prabowo kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Sabtu (7/7) lalu.

Hari menjelaskan, tak ada nilai investasi dalam kerjasama ini. Ini, lanjutnya, murni untuk memaksimalkan aplikasi produk anak bangsa dalam hal keuangan untuk membuat pembayaran pada wilayah bangka belitung agar berlangsug secara cashless.

“Sesuai dengan tujuan pemerintah untuk meng-cashless-kan kota Babel makanya kerjasama ini berlangsung,” tuturnya.

Di hari yang sama, pada pukul 19.00 WIB bertempat di Kantor Pusat PayTren, akan juga diselenggarakan  Event Halal Bihalal dan Sosialisasi PayTren 5.0 ‘User Journey & Road to Vaganza 2018’ dengan tajuk utama Wonderful 7  7-7-7 pm yang terdiri dari Tiga rangkaian acara yang istimewa dan dihadiri oleh Direksi, Manajemen dan para Mitra PayTren.

Rangkaian Wonderful 7 ini antara lain, Pertama Penandatanganan MoU antara PayTren dan Provinsi Bangka Belitung yang bertempat di Aula kampus UNPAD Jln Dipatiukur Bandung.  Acara ini tidak untuk umum dan dihadiri khusus oleh manajemen PayTren.

Tag Terkait