Menimba pengalaman sejarah lewat lari estafet Harkitnas
Lari estafet Harkitnas
Bandung.merdeka.com - Lari estafet ke Gunung Ciremai terkait Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Salah satunya Ari Sita (27) yang kebagian estafet hingga lereng Gunung Ciremai.
Ari adalah karyawan swasta yang kerja di bidang mesin. Alumnus ITB 2006 ini lolos seleksi lari estafet 108 kilometer Bandung-Gununh Ciremai yang digelar komunitas Pendaki Gunung Regional Bandung bertajuk "Saparakanca" (Semangat Pemuda Raih Kebangkitan Nasionalisme Cakrawala).
Lari tersebut dimulai Jumat (20/5) bertepatan dengan Harkitnas. "Saya ikut karena event ini momennya pas, dilakukan 108 pejuang untuk peringati kebangkitan nasional. Ini unik buat saya," kata Ari saat berbincang dengan Merdeka Bandung sebelum melakukan lari estafet.
Ari berharap, dengan mengikuti lari estafet akan mendapat pengalaman dan teman. "Dan semoga generasi muda lebih menghargai sejarah pahlawan dan kemerdekaan," kata perempuan yang hobi olahraga outdoor.
Menurutnya, peringatan Harkitnas dengan lari estafet ke gunung jarang dilakukan. Makna lain dari kegiatan tersebut, kata pegiat organisasi pendidikan sahabat anak ini, bahwa mendaki gunung bukanlah kegiatan hura-hura.
"Selain melakukan kegiatan bersejarah, estafet naik gunung ini juga menanamkan kebersihan bagi lingkungan," katanya merujuk pada simbol tiang bendera dan sapu lidi yang dibawa pejuang estafet.
Tag Terkait
Keliling Naik Motor, Ini Harga Motor Royal Enfield Milik Ridwan Kamil
Royal Enfield Genjot Penjualan di Tahun 2019
Ratusan Penggemar Motor Royal Enfield se-Indonesia Kumpul di Cikole Lembang
Jambore Pertama Motor Royal Enfield Akan digelar di Cikole Lembang
Oded Diangkat Jadi Pembina Umum Komunitas Vespa Antik di Bandung
Ribuan Penggemar Land Rover Se-Indonesia Akan Berkumpul di Cibodas
Ribuan Penggemar Land Rover Se-Indonesia Akan Berkumpul di Cibodas
Ribuan Penggemar Land Rover Se-Indonesia Akan Berkumpul di Cibodas
Peduli Gempa Lombok, Komunitas Relawan Sejuta Teman ikut Resmikan Aula Sahabat Lombok
Ulangtahun ketiga, komunitas penggemar Hexohm galang donasi untuk Palu dan Donggala