Angkat kisah urban legend di Bandung, The Doll bikin merinding

Oleh Mohammad Taufik pada 24 Oktober 2016, 11:44 WIB

Bandung.merdeka.com - Mengangkat kisah urban legend mengenai boneka yang tergantung di sebuah pohon besar di Jalan Siliwangi, Bandung, film anyar garapan Hitmaker Studio bertajuk "The Doll" dijamin bakal membuat bulu kuduk penonton berdiri.

Film yang disutradarai dan diproduseri oleh Rocky Soraya ini akan tayang pada 27 Oktober 2016 mendatang. Rencananya film ini akan ditayangkan di 130 gedung bioskop yang ada di Indonesia.

"Kalau biasanya cerita dalam film horor itu enggak logis, beda dengan The Doll. Dengan cerita yang masuk akal, penonton akan berpacu adrenalin saat menyaksikan film ini," ujar salah satu pemain dalam film The Doll, Denny Sumargo, Minggu (23/10).

Rencananya, The Doll tak hanya akan tayang di Indonesia. Setelah seminggu pemutaran serentak di Tanah Air, film ini akan ditayangkan di Malaysia, dan Brunei Darussalam. Bahkan, dikabarkan film ini juga akan diputar di Singapura.

The Doll mengangkat kisah mengenai sepasang suami istri yakni Anya yang diperankan oleh Shandy Aulia, dan Daniel oleh Denny Sumargo yang baru saja pindah ke sebuah rumah di Bandung.

Tanpa sengaja, Daniel membawa pulang sebuah boneka dari lokasi proyek tempat ia bekerja yang ada di Jalan Siliwangi. Boneka tersebut ada di atas pohon yang kemudian Daniel tebang untuk keperluan real estate.

Anya yang merupakan pembuat boneka dengan senang hati meletakkan boneka itu di rumah mereka. Namun, Niken, tetangganya kaget ketika melihat boneka tersebut. Ternyata boneka itu bernama Ghawiah yang artinya jahat dan mengikuti hawa nafsu.

Dulu boneka itu adalah milik seorang anak kecil bernama Uci yang meninggal ketika ia dan seluruh keluarganya dibunuh secara keji dalam perampokan. Hal-hal aneh mulai terjadi, seperti boneka yang pindah tempat sendiri.

Dari banyaknya keanehan tersebut, diceritakan The Doll yang merupakan Ghawiah ini menunjukkan kekuatannya hingga membuat ketegangan dalam film semakin meledak. Penasaran? Tonton The Doll pada 27 Oktober 2016 mendatang.

Shandy dan Denny tiga kali berpasangan dalam film

Sering dipasangkan bersama dengan Denny Sumargo dalam beberapa judul film, Shandy Aulia mengaku dirinya dan Denny merupakan pasangan hoki atau mendapat keberuntungan. Seperti dalam film terbarunya, The Doll, Shandy kembali dipercaya menjadi sepasang suami istri dengan mantan pemain basket itu.

Lewat film The Doll, ini berarti sudah tiga kali mereka dipercaya menjadi pasangan dalam film. Seringnya berperan menjadi pasangan, aktris kelahiran Jakarta, 23 Juni 1987 itu mengaku sudah terbiasa dan tak sulit kembali melakukan adaptasi dengan Denny Sumargo.

"Karena bukan sekali dua kali, jadinya enggak susah adaptasi. Sudah kenal dekat juga jadi saat main film The Doll aku ngerasanya makin lancar kalau soal chemistry. Enggak tahu ya, kalau saya Denny mungkin hoki jadi masih dipercaya buat jadi pasangan dalam film," ujar Shandy.

Bersama Denny, film yang dimainkan oleh Shandy diakuinya kerap membawa kesuksesan. Seperti dalam film sebelumnya kala dipasangan berdua, Denny dan Shandy terbang ke Los Angeles untuk menjalani syuting. Hal senada juga terjadi dalam film The Doll.

"Nah difilm The Doll ini aku keluar negeri juga bareng Denny tapi bukan syuting, tepatnya untuk promo soalnya film kita diputar di Malaysia. Pokoknya kalau sama dia beruntung," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Denny. Lewat candaannya, Denny berceloteh jika Shandy mendapat peran berpasangan namun bukan dengannya, keberuntungan tak berpihak banyak pada Shandy.

"Kalau sama saya kan beda, jadinya hoki terus. Dia pernah coba dipasangkan sama yang lain, hokinya lain. Makanya harus sama saya terus," ujar Denny.

Tag Terkait