Lukisan ruang terbuka Irwan Bagja Dermawan dipamerkan
Pameran seni lukis karya Irwan Bagja Dermawan
Bandung.merdeka.com - Lawangwangi Creative Space jadi ruang pameran karya lukis yang dibuat Irwan Bagja Dermawan. Lewat media kanvas itu, seniman yang dikenal kerap menggunakan berbagai media lukis itu menyuguhkan karya lukisan kanvas yang diperlakukannya sebagai bagian dari ruang terbuka.
Adalah Heru Hikayat kurator pameran tunggal Irwan bertajuk "Aerial View of a Playful Mind". Pameran yang diselenggarakan hingga Minggu, 6 November 2016 itu menyuguhkan karya lukis Irwan yang dinilai Heru merupakan karya "Iweng: Lukisan, Alam & Kita".
Heru menjabarkan, dalam wacana seni lukis tepian kanvas merupakan batas yang sangat penting. Tepian kanvas adalah batas yang memisahkan lukisan dengan dunia non lukisan di sekeliling. Apa yang tampak pada permukaan bidang gambar dipisahkan di dunia luar.
"Iweng (sapaan akrab Irwan) membuat lukisan kanvas diperlakukan sebagai bagian dari ruang terbuka. Iweng sepertinya selalu terobsesi dengan keluasan. Ia lalu mengerjakan mulai di ruang-ruang kota. Ia butuh bidang besar. Strategi awal Iweng adalah memanfaatkan keakraban, lingkungan ketetanggaan," ujar Heru.
Bagi Iweng apapun bidang gambarnya, caranya menggubah bentuk tidak berbeda. Ia menggambari kanvas, dinding semen, permukaan meja, badan gitar, sepatu boots dengan cara yang sama, ini poin pertama. Poin kedua, karya Iweng di mana pun, sepertinya menarik orang untuk datang mendekat dengan gestur yang rileks.
"Pada 2009 program residensi dan pameran di Umah Seni, Jakarta merupakan kesempatan Iweng kembali berkarya di studio. Di Umah Seni, Iweng kembali bisa fokus pada aspek formal dari karya. Ia bereksperimen dengan fluorescence dan mencoba berbagai teknik pencahayaan pada karyanya," kata Heru.
Aspek-aspek ini memantik imajinasi lebih jauh membuat olah visual dalam lukisan Iweng makin kaya. Maka saat Iweng mulai berkarya di Villarel-Salse, Heru melihat bahwa Iweng berperilaku di ruang yang berbeda lagi. Lingkungan Villatel-Salse merupakan lingkungan yang asri, unsur alam kuat di sana, berpadu dengan arsitektur yang artistik.
Tag Terkait
Lukisan Dinding Tertua di Dunia Ditemukan di Pegunungan Karst Sangkulirang
Hasil karya mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain Itenas
Karya dari material unik hadir di PDA, wajib lihat
Ekspresi kebebasan Nurdian Ichsan dalam Sense of Order
Cerita perajin batik tulis asal Pekalongan tentang karya dan harga yang mahal
Tarian bernafaskan contemporary, jazz dan ballet yang memukau dari One Dance Academy
Lewat ruang A Space seniman muda pamer karya terbaiknya
Seni pertunjukkan teater estafet reading dan story telling digelar besok
Tas dari kantong kresek bergaya kekinian hadir di pameran Slow Fashion
Carangan, pendekatan Nasirun pada sosok maestro Nyoman Nuarta