Pengidap diabetes harus tetap berkecukupan gizi saat lebaran

Oleh Farah Fuadona pada 04 Juli 2016, 11:46 WIB

Bandung.merdeka.com - Lebaran tinggal dua hari ini. Bayangan akan makanan lezat seperti ketupat, opor ayam, serta sambal goreng ati pasti sudah berada dalam benak. Namun, bagi Anda para pengidap diabetes melitus, tetap harus mewaspadainya. Momen lebaran, pastikan gizi yang dikonsumsi pada makanan tetap cukup.

Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Asep Ahmad Munawar, menjelaskan pengaturan makanan untuk pengidap diabetes adalah 3J, yakni jadwal, jumlah, dan jenis. Pola makan yang baik yakni sehari tiga kali tetap harus menjadi perhatian agar kondisi tubuh masih tetap baik.

"Baik jadwal, jumlah, dan jenis harus diperhatikan. Yang jela pengidap diabetes harus berkecukupan gizi dengan tetap," ujar Asep kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RHSH), Senin (4/7).

Selama momen puasa, pengidap diabetes melitus sebenarnya tidak mengalami kesulitan jika menganut pola 3J yang baik. Seperti mengatur pola makan yang baik sehari tiga kali itu bisa diatur dengan menggeser waktu makan pagi, siang, sore menjadi makan sahur, buka puasa, serta makan malam.

Perihal jumlah, jangan sampai makan berlebihan. Apalagi saat momen lebaran makanan yang disuguhkan terbilang kolesterol tinggi yakni dengan banyaknya santan. Untuk itu, sebaiknya jangan sampai tergiur dengan makanan yang akan mengancam kesehatan.

"Jangan lupa tetap mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter. Kondisi kesehatan tetap menjadi nomor satu. Porsi makan harus cukup, jangan sampai berlebihan," jelasnya.