1. BANDUNG
  2. PERSIB

Lawan Madura United, Gomez incar kemenangan

"Saya cukup senang karena ternyata jeda penghentian kompetisi (Liga 1) tak berlangsung lama. Fokus saya hanya Madura".

Pelatih PERSIB, Mario Gomez © PERSIB.co.id/Gregorius Aditya Katuk. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Sabtu, 06 Oktober 2018 10:10

Merdeka.com, Bandung - Pelatih Persib Mario Gomez menyatakan, dirinya telah menginstruksikan anak asuhnya untuk fokus menghadapi laga versus Madura United. Gomez mengaku lega setelah mendapat kepastian jadwal pertandingan menghadapi Laskar Sappe Kerrab pada 9 Oktober 2018 melalui surat keputusan yang dilayangkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Meski digoncang rentetan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI, Gomez menegaskan hal tersebut tidak akan menggoyahkan targetnya untuk melibas Madura nanti.

"Saya cukup senang karena ternyata jeda penghentian kompetisi (Liga 1) tak berlangsung lama. Fokus saya hanya Madura. Semua sudah kami siapkan dan tim dalam keadaan yang enjoy untuk menghadapi pertandingan tunda nanti," ujar Gomez seperti dikutip laman klub, Sabtu (6/10)

Tak hanya itu, pelatih yang pernah membawa Johor Darul Ta'zim juara AFC Cup 2015 ini pun mengaku tak gentar meski harus kehilangan beberapa pemain utama.

"Saya tahu, mungkin Febri (Hariyadi) dan Dedi (Kusnandar) tidak bermain karena bergabung dengan Tim Nasional. Belum lagi pemain yang dihukum. Tapi, tim kami sangat kuat, kehilangan pemain bukan hal yang baru bagi kami. Kami tidak mau banyak alasan," tegasnya.

Sementara itu, komisi Disiplin (Komdis) PSSI melakukan revisi atas sanksi yang dijatuhkan untuk tiga penggawa PERSIB, Bojan Malisic, Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel, Jumat 5 Oktober 2018.

Melalui surat keputusan perubahan atas keputusan Komdis PSSI bernomor 136A/L1/SK/KD-PSSI/X/2018 untuk Ezechiel, 137A/L1/SK/KD-PSSI/X/2018 untuk Bauman dan 138A/L1/SK/KD-PSSI/X/2018 untuk Bojan tercantum bahwa hukuman larangan bermain mengalami perubahan.

Hukuman larangan bermain sebanyak empat pertandingan untuk Bojan Malisic akan berlaku untuk pertandingan melawan Madura United tanggal 9 Oktober 2018, Persipura Jayapura tanggal 15 Oktober 2018, Persebaya Surabaya tanggal 20 Oktober dan PSM Makassar tanggal 24 Oktober 2018.

Untuk Ezechiel, hukuman lima kali larangan bermain akan berlaku mulai dari pertandingan menghadapi Madura United tanggal 9 Oktober 2018, Persipura Jayapura tanggal 15 Oktober 2018, Persebaya Surabaya tanggal 20 Oktober 2018, PSM Makassar tanggal 24 Oktober 2018 dan Bali United tanggal 30 Oktober 2018.

Sedangkan untuk Bauman, sanksi dua kali larangan bermain akan berlaku mulai dari pertandingan melawan Persipura Jayapura tanggal 15 Oktober 2018 dan Persebaya Surabaya tanggal 20 Oktober nanti. Namun, sang pria berkebangsaan Argentina itu sudah dipastikan tak dapat membela PERSIB kala berhadapan dengan Madura United akibat akumulasi kartu kuning.

Di dalam surat keputusan sebelumnya, sanksi larangan bermain untuk Ezechiel dan Bojan akan berlaku mulai dari pertandingan melawan Persipura Jayapura. Namun atas pertimbangan Komdis PSSI hukuman tersebut dimajukan mulai dari pertandingan melawan Madura United 9 Oktober 2018 mendatang.

 

(ES/DR)
  1. Laga Persib
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA