1. BANDUNG
  2. PARIWISATA

Masuk Musim Penghujan Kunjungan Wisata ke Bandung Stabil

"Kita masih tetap ramai, apa lagi akhir pekan kemarin ramai banget soalnya long weekend".

Ilustrasi kehujanan/Yuri Arcurs. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Rabu, 21 November 2018 18:26

Merdeka.com, Bandung - Musim hujan telah tiba. Hampir setiap harinya Bandung diguyur hujan. Tingginya intensitas hujan di Kota Kembang ini tak lantas mengurungkan niat para wisatawan untuk melancong ke Bandung. Soalnya, jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung tetap stabil.

Hal tersebut terlihat dari tak ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat hunian hotel di Kota Kembang. Beberapa hotel di Bandung tetap ramai khususnya pada akhir pekan.

Seperti di The Trans Luxury Hotel. Marketing Communication Manager The Trans Luxury Hotel, Anggia Elgana mengatakan, musim hujan tak berpengaruh atas tingginya tingkat hunian kamar di hotel bintang enam dibilangan Gatot Subroto itu.

"Kita masih tetap ramai, apa lagi akhir pekan kemarin ramai banget soalnya long weekend. Buat long weekend kemarin itu guests mostly yang check out pas Selasa (20/11). Kalau hari ini sudah ramai sama tamu business event," ujar Anggia kepada Merdeka Bandung, Rabu (21/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh Marcomm Manager Mason Pine Hotel, Bunga Faiti Putri. Kata dia, di bulan November ini tak ada penurunan okupansi hotel.

"Enggak ada perubahan, bulan ini okupansi kita bagus kok. Khususnya pada akhir pekan ya kita full biasanya Jumat masuk dan check out Minggu," kata Bunga.

Marketing Communication Manager Metro Indah Bandung Hotel, Angga Abdul Gani pun menyepakati bahwa musim hujan tak berpengaruh pada tingkat hunian hotel. Hanya saja, ia merasa ada kendala yang dihadapi oleh para wisatawan asal Jakarta.

"Sekarang lagi ada penutupan tiga jalur tol Jakarta - Cikampek, ini menjadi kendala. Soalnya wisatawan Jakarta jadi enggak bisa pakai mobil pribadi, jadi keganggu juga. Soalnya kalau pakai mobil pribadi kan akses kemana-mana saat di Bandung jadi lebih mudah," kata Gani.

Selain itu, Angga berharapan untuk penutupan jalur ini segera dibuka dan mampu membuat wisatawan asal Jakarta tak terganggu untuk menggunakan kendaraan pribadi.

(ES/AA)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA