1. BANDUNG
  2. KULINER

Gado-gado dengan tampilan mewah ala de Braga by Artotel

"Kalau umumnya gado-gado ini pakai lontong, saya ganti sumber karbohidratnya dengan rice paper atau kulit beras".

Gado-gado. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Senin, 22 Oktober 2018 17:44

Merdeka.com, Bandung - Siapa tak kenal gado gado? Makanan khas Betawi dengan isian sayur yang disiram bumbu kacang itu memang begitu tenar di Tanah Air. Bila biasanya tampilan makanan ini terkesan berantakan, berbeda dengan gado gado yang disuguhkan oleh de Braga by ARTOTEL.

Tersaji dalam sebuah piring bundar nan besar, gado gado ini terlihat tak seperti biasanya. Penampilannya disajikan secara apik. Isiannya tetap seperti biasanya, ada sayur, saus kacang, serta peyek teri.

Sang Head Chef de Braga by ARTOTEL, Fian HD mengaku bahwa dirinya berupaya menghadirkan menu khas daerah namun dengan suguhan berbeda. Ia membuat gado gado ini dengan sentuhan mewah nan berkelas khas hotel berbintang.

"Kalau umumnya gado-gado ini pakai lontong, saya ganti sumber karbohidratnya dengan rice paper atau kulit beras. Jadi sayurannya digulung dengan kulit beras lalu disajikan dengan saus kacang dan peyek teri," ujar Fian kepada Merdeka Bandung saat ditemui di de Braga by ARTOTEL, Senin (22/10).

Untuk sayurannya serupa dengan gado gado biasanya yakni kacang panjang, kangkung, kol, dan tauge. Semua sayuran dibungkus dengan kulit beras lalu ditata dengan cantik. Saus kacang disuguhkan dalam mangkuk kecil dan di atasnya dibubuhkan sebuah peyek teri.

"Untuk saus kacangnya saya gunakan kacang mede agar rasanya berbeda. Kita enggak melulu sajikan makanan dengan asal-asalan, semuanya ditata dengan baik. Makanya hadirlah gado gado ini,"jelasnya.

Seporsi gado gado ini dibanderol dengan harga Rp 35ribu. Menu yang satu ini bisa ditemui di Kunst Bistro yang ada di lantai tiga de Braga by ARTOTEL. Tempat makan ini buka 24 jam.

(ES/AA)
  1. Kuliner
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA