1. BANDUNG
  2. KULINER

Contrast, tempat ngopi mungil berkonsep ala rumah yang nyaman

"Kamu menghadirkan tempat yang hangat. Dengan konsep industrial," kata Dhika.

Cafe Contras di Kota Bandung. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Minggu, 11 Februari 2018 11:51

Merdeka.com, Bandung - Budaya minum kopi kini terus berkembang di Tanah Air. Tak hanya orang dewasa, kebiasaan menyeruput segelas kopi juga rupanya kini menjalar hingga ke kalangan muda seperti para pelajar SMA serta mahasiswa.

Semakin ngetrennya kebiasaan minum kopi membuat sederet kedai kopi berkembang pesat di Kota Kembang. Namun, tak banyak kedai kopi dimiliki asli warga Bandung yang hanya menyuguhkan kopi sebagai menu utamanya.

Berupaya untuk menumbuhkan kebiasaan minum kopi, Muhammad Dhika Ramadhan menghadirkan tempat yang secara khususnya hanya menawarkan kopi. Ada pula beberapa camilan sebagai teman menyeruput kopi.

Diberi nama Contrast Coffee, tempat ngopi mungil di Jalan Anggrek ini menghadirkan konsep ala rumahan yang nyaman. Pria yang akrab disapa Dhika itu menghadirkan Contrast Coffee sebagai bentuk kecintaannya kepada kopi.

"Kamu menghadirkan tempat yang hangat. Dengan konsep industrial, kami membuat tempat ini simple dan terasa seperti di rumah. Kami hadirkan suasana berbeda, sesuai dengan namanya kontras. Contras Coffee hadir sejak Oktober 2016," ujar Dhika kepada Merdeka Bandung, Minggu (11/2).

Dhika sengaja tak menghadirkan makanan berat ditempat ngopinya. Ini sebagai upaya membiasakan meminum kopi sambil bercengkrama dengan teman, kekasih ataupun keluarga. Terlebih, kopi pun bukan paduan yang pas bila disatukan dengan makanan berat.

"Kami di sini enggak ada makanan apa-apa, hanya kue-kue kecil saja. Buat saya, kami ingin membuat coffee shop melihat fungsi. Kalau coffee shop ya memang seharusnya hanya menjual kopi, tidak ada makanan berat lainnya," katanya.

Bukan hal mudah bagi Contras Coffee mencuri hati warga Bandung yang sudah terbiasa datang ke sebuah tempat nongkrong tanpa menyantap makanan berat. Namun, seiring berjalannya waktu ia bisa mendapat pasarnya sendiri.

Dhika tak sendirian, bersama kedua rekan yang membantunya yakni Nick Claysius dan Tony Pramana ia membangun Contrast Coffee hingga kini dikenal sebagai salah satu tempat ngopi asyik di Kota Kembang.

Menawarkan sederet kopi khas nusantara, ia berupaya untuk mengedukasi masyarakat bahwa kopi bukan hanya segelas minuman. Namun, sebuah cinta yang tertuang dan mampu menghadirkan kenikmatan pada setiap teguknya.

(MT/AA)
  1. Kuliner
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA