1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Tahun Depan, Telkom Targetkan Pelanggan IndiHome Bertambah

"Tahun depan targetnya 7,5juta pelanggan. Naik 2,5juta pelanggan dalam kurun waktu satu tahun tentunya kami harus bekerja keras".

Teddy Hartadi . ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Minggu, 23 Desember 2018 09:49

Merdeka.com, Bandung - Memasuki penghujung tahun 2018, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan pencapaian yang positif khususnya pada jumlah pelanggan IndiHome yang mencapai target yakni lima juta pelanggan. Tercapainya target pelanggan IndiHome membuat Telkom memasang target pencapaian yang lebih tinggi tahun depan, yakni bertambah 2,5juta pelanggan.

General Manager Witel Bandung, Teddy Hartadi mengatakan, memasang target 7,5juta pelanggan untuk tahun depan tentu bukan hal yang mudah. Soalnya, pada tahun pertama saja IndiHome berhasil memiliki tiga juta pelanggan dalam kurun waktu tiga tahun.

"Tahun depan targetnya 7,5juta pelanggan. Naik 2,5juta pelanggan dalam kurun waktu satu tahun tentunya kami harus bekerja keras. Sebelumnya, untuk mendapatkan tiga juta pelanggan saja kami membutuhkan waktu hingga tiga tahun," ujar Teddy kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Pemancingan H. Dini Yusa, Sabtu (22/12).

Setelah ada IndiHome, kata dia, Indonesia menjadi negara dengan peningkatan akses broadband yang tergolong signifikan. Soalnya, kini Indonesia menduduki peringkat ke tiga negara dengan koneksi internet tercepat di dunia.

"Sebelumnya Indonesia peringkat ke 10, setelah ada Indihome langsung melejit ke nomor tiga, kecepatannya mencapai 10 megabite," imbuhnya.


Dengan tingkat kualitas internet kencang ini, ada begitu banyak yang bisa dirasakan. Contohnya pada momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) beberapa waktu lalu. Tingginya transaksi pada hari tersebut dipicu juga oleh jaringan internet yang baik.

"Kami akan lebih intensif dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Obsesinya menjadikan Jabar Digital yang artinya Telkom memberikan akses broadband kepada seluruh aspek kehidupan. Diharapkan Telkom bisa memberikan peran lebih besar. Sebagai BUMN tentunya keuntungan seluruhnya milik negara," jelasnya.

Tak hanya meningkatkan jumlah pengguna IndiHome, Telkom juga berupaya untuk meningkatkan layanan dengan siap tanggap bila ada gangguan. Diharapkan, jumlah gangguan pada IndiHome hanya terjadi tiga persen dari jumlah pelanggan selama sebulan. Bila ada gangguanpun diupayakan akan selesai dalam waktu tiga jam.


Sementara itu, pada momen Natal dan Tahun Baru 2018/2019 ini pihaknya memperkirakan akan ada kenaikan traffic data sebesar 25 persen. Puncaknya terjadi pada tanggal 25 Desember 2018 dan 1 Januari 2019 mendatang. Untuk mengantisipasi gangguan yang ada, hampir 100 persen personil Telkom akan disiagakan.

 

(ES/AA)
  1. Jaringan Telekomunikasi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA