1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Rumah Zakat terjunkan tim relawan di tujuh kota terdampak bencana

Selama Januari hingga November 2017, Rumah Zakat telah mendistribusikan bantuan di 83 titik bencana di seluruh Indonesia.

Tim relawan Rumah Zakat. ©2016 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Rabu, 06 Desember 2017 13:36

Merdeka.com, Bandung -
Selama Januari hingga November 2017 Rumah Zakat telah menerjunkan 859 orang relawan untuk membantu warga terdampak bencana di seluruh Indonesia. "Saat ini, tim relawan tengah melakukan aksi setidaknya di 7 kota yang terdampak bencana yaitu di Yogyakarta, Pacitan, Lombok Timur, Kapuas Hulu, Lampung, Sidoarjo, dan Bali. Kami akan terus siaga di lokasi bencana hingga keadaan benar-benar membaik,” ungkap Herlan Wilandariansyah, Koordinator Pusat Relawan Rumah Zakat dari siaran berita yang diterima Merdeka Bandung, Rabu (6/12).

Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setidaknya ada 2.057 peristiwa bencana terjadi di Indonesia dalam periode Januari hingga November 2017. Bencana yang terjadi diantaranya banjir, erupsi gunung api, puting beliung, longsor, dan kebakaran.

Hingga hari ini Relawan Rumah Zakat masih berada di lokasi terdampak banjir Pacitan untuk membantu warga membersihkan rumah dan fasilitas umum lainnya. Sebanyak 20 orang relawan dari wilayah Kediri dikerahkan untuk membantu warga Pacitan.

Disamping membantu membersihkan rumah warga, para relawan juga mendistribusikan dua karung besar pakaian layak pakai.

"Mengingat barang-barang mereka banyak yang rusak bahkan hanyut, hingga saat ini warga masih membutuhkan tambahan bantuan logistik seperti pakaian, bahan makanan, alat kebersihan, air bersih, dan obat-obatan," ungkap Zainal, Relawan Rumah Zakat.

Selama Januari hingga November 2017, Rumah Zakat telah mendistribusikan bantuan di 83 titik bencana di seluruh Indonesia dan membantu sekitar 71.929 warga terdampak bencana.

Dalam aksi peduli bencana nasional sepanjang tahun 2017, Rumah Zakat telah menyalurkan 28.894 paket sembako, 6.032 paket perlengkapan anak-anak dan dewasa serta perlengkapan kebersihan, 700 layanan kesehatan dan pendampingan psikososial, sekolah darurat hingga program sanitasi dan air bersih.

(FF/AA)
  1. Bantuan kemanusian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA