1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Ridwan Kamil terima kunjungan para pemain film '13 The Haunted' di rumah dinas

"Dukungan terhadap film Indonesia itu harus luar biasa. Kita harus naik kelas, menginvasi juga negara lain," ujar Emil.

pemain film '13 The Haunted'. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Minggu, 22 Juli 2018 17:48

Merdeka.com, Bandung - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menerima kunjungan para pemain film '13 The Haunted' di rumah dinasnya (Pendopo Kota Bandung ), Jalan Dalem Kaum. Hadir pada pertemuan tersebut para pemain seperti Valerie Thomas, Endy Arfian, Stefhanie Zamora serta beberapa kru. Pada kesempatan itu, sang produser, Raffi Ahmad sempat berbincang dengan Ridwan melalui saluran telepon.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengimbau warganya untuk selalu memberikan dukungan terhadap film-film Indonesia. Menurutnya, bentuk dukungan dari para penonton akan berdampak luar biasa bagi perfilman tanah air.

"Dukungan terhadap film Indonesia itu harus luar biasa. Kita harus naik kelas, menginvasi juga negara lain," ujar Emil dalam siaran persnya, Minggu (22/7).

Emil mengaku setuju jika peningkatan industri film harus dimulai dengan meningkatkan produktivitasnya. Selanjutnya, ia optimis kualitas dan teknik pembuatan film Indonesia juga akan semakin baik.

"Dimulai dengan produktivitas dulu, diperbanyak dulu. Kemudian selain banyak juga kualitasnya naik, teknisnya naik, dan sebagainya," ucap pria berkacamata itu.

Emil pun tak lupa mengajak kepada para kreator film di tanah air untuk menjadikan Bandung sebagai destinasi utama pembuatan film. Ia menjamin, Bandung memiliki paket lengkap bagi industri film.

"Saya mengimbau para produser dan industri film untuk selalu menjadikan Bandung sebagai top of mind kalau mau shooting," kata dia.

Ia mencontohkan, beberapa titik yang bisa menjadi referensi, seperti latar kota tua di Jalan Asia- Afrika, pegunungan di kawasan utara Bandung, hutan kota, hingga area sekolah zaman dulu.

"Tempat-tempat yang romantis banyak, bukit-bukit yang romantis banyak, jalan-jalan kolonial, bangunan kolonial, daerah yang rada keras juga ada. Jadi lengkap dan kotanya menyenangkan," tambahnya.

Emil mengaku sempat beberapa kali terjun langsung membantu menyukseskan pembuatan film yang mengambil latar di Kota Bandung, salah satunya film 'Dilan 1990'. Bahkan, ia juga memfasilitasi beberapa perijinan pengambilan gambar.

Emil bermimpi ingin menjadikan Bandung sebagai kota film. Pemerintah bisa memulai dengan memberikan dukungan untuk mewujudkan visi tersebut.

"Bedanya, yang shooting di Bandung wali kotanya pasti mendukung. Jadi itu dukungan-dukungan saya agar Bandung menjadi top of mind saat syuting," katanya.

 

(ES/DR)
  1. Film
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA