Organda sesalkan peristiwa perusakan mobil Avaza oleh sopir angkot

user
Mohammad Taufik 10 Maret 2017, 17:06 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Ketua Organda Kota Bandung Neneng Zuraedah mengaku menyesalkan peristiwa perusakan mobil Avanza nopol D 1167 UF oleh sopir angkot di Jalan BKR kemarin. Mobil toyota Avanza yang dikira taksi online ini tiba-tiba dihakimi massa sopir angkot yang hendak bertolak aksi ke Gedung Sate, pada Kamis (9/3).

"Itu sangat menyesalkan bagi kita, ibu yang mewakili para pengusaha Kota Bandung. Teman-teman kita yang mengadakan (unjuk rasa) tidak menginstruksikan kepada orang tersebut. Sangat-sangat-sangat menyesalkan dengan adanya kejadian seperti itu. Ibu menyayangkan," ujar Neneng kepada wartawan saat ditemui di acara Musrembang Kota Bandung di Hotel Horizon, Jumat (10/2).

Neneng mengatakan, seharusnya para sopir angkot meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga minat masyarakat untuk naik angkot kembali naik. Bukannya melakukan aksi yang merugikan masyarakat.

"Seharusnya kita meningkatkan pelayanan seoptimal mungkin, bukan seperti ini (melakukan perusakan). Itu yang ibu sesalkan dan teman teman yang berjuang kemarin," katanya.

Sebagai pimpinan organisasi yang menaungi para pengusaha angkutan umum di Kota Bandung, Neneng mengajak kepada para pengusaha untuk sama-sama memberikan pembinaan kepada para sopir sehingga kejadian ini tidak kembali terulang di kemudian hari.

"Organda ini anggotanya para pengusaha, membina kepada pengusaha. Pengemudi itu di bawah para koperasi. Mereka pembinaan di bawah koperasi masing masing. Untuk itu mari kita bersama sama koreksi diri. Memperbaiki lagi citra transportasi di Kota Bandung," ujarnya.

Kredit

Bagikan