1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Polrestabes Bandung akan kampanyekan 'Disiplin Dimulai dari Sekolah'

"Dalam sehari, akan ada dua sekolah yang dipilih secara acak untuk dilakukan pengawasan dan penindakan," kata Anton.

Ilustrasi anak sekolah. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 15 Maret 2018 10:46

Merdeka.com, Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung,Dinas Pendidikan bersama jajaran Polrestabes Bandung akan menggagas kampanye 'Disiplin Dimulai dari Sekolah'. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah serta para orang tua agar memerhatikan keselamatan dan kedisiplinan berkendaraan.

Sekretaris Dishub Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, mengatakan pelaksanaan kampanye ini akan dimulai pada Senin, 19 Maret 2018 mendatang. Selama 4 pekan, tim akan intensif melakukan langkah persuasif, kolaboratif, dan represif kepada para siswa dan sekolah.

Langkah persuasi dilakukan melalui sosialisasi di berbagai media, salah satunya media sosial. Aksi kolaboratif akan dilakukan dengan pihak sekolah dengan mendorong sekolah memperketat aturan soal izin membawa sepeda motor ke sekolah.

"Kalau bisa dicek satu-satu yang boleh masuk hanya yang memakai SIM. Nanti didata lalu diberi kartu dan semacamnya," ujar Anton kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Rabu (14/3).

Adapun untuk langkah represif adalah gerakan penegakkan hukum bersama dengan Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung. Tindakan ini akan digelar di beberapa titik sekitar sekolah yang telah ditentukan.

"Dalam sehari, akan ada dua sekolah yang dipilih secara acak untuk dilakukan pengawasan dan penindakan," kata dia.

Berdasarkan catatan kepolisian, dari 73 kecelakaan roda dua, lebih dari 30 persen korbannya berstatus pelajar. Angka tersebut terbilang cukup memprihatinkan sebab pelajar mendominasi korban kecelakaan itu, tidak terkecuali di Kota Bandung

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak ingin tinggal diam. Menurut Anton jika orang tua tidak mampu mendidik dengan baik kepada anak-anak, maka negara harus turun tangan.

"Ini menjadi peran negara untuk meluruskan mindset orang tua," katanya.

 

(ES/DR)
  1. Lalu Lintas
  2. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA