1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

PKL di belakang rumah dinas Ridwan Kamil ditata jadi kawasan kuliner

Penataan PKL di Balong Gede merupakan lokasi ke 15 Secara bertahap oleh Pemkot Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 08 Februari 2018 18:18

Merdeka.com, Bandung - Pemerintah Kota Bandung kembali melakukan penataan terhadap pedagang kaki lima (PKL). PKL yang ditata kali ini yakni di lokasi wisata kuliner Balong Gede yang berada tepat di belakang rumah dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, bahwa lokasi wisata kuliner Balong Gede yang berada di belakang rumah dinasnya tersebut tersebut sebelumnya kumuh dan tidak tertata. Namun pada tahun ini pihaknya kemudian melakukan penataan agar lebih tertata.

"Dulu ini di belakang Pendopo ruwet kumuh, akhirnya kita tata agar bisa di promosikan. Nanti Infrastruktur diperbaiki, ada trotoar yang lebih baik di sisi sebelah timur, jadi orang jalan kakinya di sebelah timur daganganya di sebelah barat," ujar Emil kepada wartawan saat acara peresmian Lokasi Wisata Kuliner Balong Gede di Jalan Balong Gede, Kota Bandung, Kamis (8/2).

Menurut Emil, penataan PKL di Balong Gede ini merupakan lokasi ke 15. Secara bertahap Pemkot Bandung melakukan penataan sebagai bentuk keberpihakan kepada UMKM.

"Ini adalah titik ke 15-an yang saya catat dalam penataan PKL. Semasa Saya menjabat 15 titik kita kelola dari skala besar seperti Gasibu Saya yang beresin, kemudian sampai Cihampelas. Intinya Pemkot bandung sangat peduli kepada umkm," katanya.

Emil menyebut bahwa total ada 41 pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Penataan ini dapat bejalan atas kolaborasi berbagai pihak bersama sponsor.

"Ada 41 PKL yang dibina kerjasama dengan Dinas UMKM, CSR,Sosro,Bjb dan lain-lain menandakan kolaborasi. Sekian waktu sekali Saya izinkan kalau dibikin festival-festival di Balong Gede," ucap Emil.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Priana Wirasaputra mengatakan, 41 pedagang yang berjualan akan difasilitasi oleh tenda sepanjang 400 meter. Seluruh PKL yang ditata diberi ruang dagang, meja dan kursi untuk kebutuhan berdagang.

"Sesuai dengan tema wisata kuliner, semua pedagang di tempat ini menjual aneka minuman dan makanan.
Ada pun beberapa unggulan di sini adalah Warung Ayam SPG, Warung Jeletot dan Warung Ibu Imas," katanya.

Menurut dia, selama ini kawasan Balong Gede telah dikenal oleh wisatawan lokal sebagai kawasan kuliner. Bahkan kawasan tersebut juga telah dikenal hingga wisatawan mancanegara.

"Misalnya wisatawan dari Thailand dan Malaysia. Jadi mereka jalan-jalan di sekitar alun-alun, dan makannya di sini," katanya.

 

 

(ES/DR)
  1. Ridwan Kamil
  2. Relokasi PKL
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA