1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

PDIP resmi usung Yossi Irianto dan Aries Supriatna di Pilwalkot Bandung

"Sejak awal ada satu chemistry ketika alat perjuangannya adalah bagaimana pengentasan kemiskinan," kata Yossi.

Yossi Irianto dan Aries Supriatna bakal cawalkot Bandung dari PDIP. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Sabtu, 06 Januari 2018 18:08

Merdeka.com, Bandung - PDI Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Yossi Irianto dan Aries Supriatna untuk maju sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Bandung di Pilwalkot Bandung 2018. Kepastian ini didapat setelah turunnya surat keputusan (SK) rekomendasi untuk calon wali kota dan wakil wali kota dalam Pilwalkot Bandung dari DPP pusat.

Dalam surat rekomendasi No 3830/IN/DPP/ XII/ 2017 tertanggal 30 Desember 2017 tersebut ditandatangani oleh Ketua DPP PDIP Bambang DH dan Sekjen DPD PDIP Hasto Kristiyanto.

"Merekomendasikan Yossi Irianto untuk dijadikan calon wali kota dan H Aries Supriatna untuk dijadikan calon wakil wali kota Bandung periode 2018-2023 yang diajukan dari PDI Perjuangan," ujar Sekretaris DPD PDI-P Jabar Abdy Yuhana saat membacakan surat rekomendasi dalam Rapat Kerja Cabang Khusus Penyampaian Rekomendasi DPP DPI Perjuangan di Hotel Horison, Pelajar Pejuang, Sabtu (6/1).

Abdy menyebut, selanjutnya menginstruksikan DPC PDIP Kota Bandung untuk mendaftarkan Yossi Irianto dan H Aries Supriatna sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari PDIP ke KPU Kota Bandung.

Selain itu, DPP PDIP juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai DPC PDIP Kota Bandung bersama sama dengan seluruh kader, aktivis dan anggota PDIP di Kota Bandung untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya Yossi Irianto menjadi wali kota bandung san Aries Supriatna menjadi wakil wali kota bandung periode 2018-2023.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Kota Bandung Isa Subagdja mengatakan, terpilihnya nama Yossi Irianto dan Aries Supriatna merupakan hasil dari penjaringan yang dilakukan oleh DPC. Dari hasil penjaringan tersebut, DPC kemudian mengusulkan kepada DPP untuk mendapat rekomendasi.

"Keputusan DPP seperti itu (mengusung Yossi dan Aries) merupakan tugas kami DPC dalam penjaringan calon, itu sudah dilaksanakan. Kan proses berikutnya kita sampaikan ke DPD, kemudian di DPD ada seleksi bertahap dari tujuh (bakal calon) yang sampai ke DPP ada empat. Dan DPP yang memutuskan hingga keluar SK rekomendasi (mengusung Yossi dan Aries)," katanya.

Sesuai dengan instruksi dari DPP, pihaknya kemudian akan menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai DPC PDIP Kota Bandung bersama sama dengan seluruh kader, aktivis dan anggota PDIP di Kota Bandung untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya Yossi dan Aries menjadi wali kota dan wakil wali kota bandung periode 2018-2023.

"Untuk Pilkada Bandung, DPD tentunya menempatkan Bandung sangat strategis. Bandung harus menang. Dalam perjalanannya kita juga harus berkoalisi dengan partai-partai lain meski PDIP dapat mengusung calon sendiri," ucapnya.

Hingga saat ini Yossi Irianto telah mendapat dukungan dari dua partai yakni Nasdem (4 kursi) dan Hanura (6 kursi) dengan total 10 kursi. Dengan adanya dukungan dari PDIP maka jumlah dukungan Yossi bertambah 12 kursi dengan total 22 kursi.

Sementara itu, Yossi Irianto menyampaikan terima kasih kepada PDIP yang telah mengeluarkan SK rekomendasi dukungan untuk pencalonannya sebagai calon wali kota di Pilwalkot Bandung. Seperti diketahui PDIP resmi mengusung Yossi Irianto dan Aries Supriatna untuk maju sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Bandung di Pilwalkot Bandung 2018.

Yossi menyebut bahwa PDIP merupakan partai besar. Dia mengaku memiliki banyak kesamaan dengan PDIP. Salah satunya alat perjuangan untuk sama-sama memperjuangkan masyarakat kecil atau yang biasa disebut wong cilik.

"Sejak awal ada satu chemistry ketika alat perjuangannya adalah bagaimana pengentasan kemiskinan. Jadi wong cilik itu simbol PDIP dan ini sejalan. Saya kan kontennya pekerjaan sehari hari itu kan public service, ya pelayanan publik yang ngurus rakyat dan PDIPA juga berjuang untuk rakyat. Saya pikir ini mah jodoh jadi saya terima kasih," ujarnya.

Yossi mengatakan, setelah keluarnya rekomendasi ini, dirinya akan tetap fokus bekerja. Terlebih saat ini status dirinya masih sebagai ASN Pemkot Bandung.

Yossi mengungkapkan, langkahnya untuk maju di Pilwalkot Bandung untuk memberikan kebermanfaatan lebih jauh bagi warga Bandung. Namun baginya, pengabdian dimana pun sama saja, yang penting memiliki manfaat bagi masyarakat.

"Sejak awal saya selalu katakan begitu, angan ada salah pengertian. Namun demikian kemanfaatan jauh lebih penting. Sehingga siapa tahu saya menjadi bagian dari kebijakan itu akan lebih banyak menularkan virus virus positif dalam rangka mengoptimalkan kesejahteraan rakyat secara utuh," katanya.

Lebih lanjut Yossi mengatakan bahwa tugas negara ada dua. Pertama, bagaimana mencerdaskan bangsanya atau masyarakat. Kedua, memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya.

"Kesejahteraan itu kan termasuk disitu jaminan terhadap kesehatan macam macam lah disitu. Termasuk memberikan pelayanan terbaik juga itu bagian dari kesejahteraan dan itu tugas negara," ucapnya.

Menurut Yossi dengan adanya dukungan dari PDIP semakin menambah dukungan dari Parpol. Sebelumnya Nasdem dan Hanura juga telah menyatakan dukungan untuk Yossi. Jika dijumlahkan jumlah kursi PDIP, Hanura dan Nasdem yakni 22 kursi.

"Saat ini Saya sebetulnya dengan pdip sudah cukup, tapi sejak awal saya memang Nasdem kemudian Hanura. Udah clear dukungan karena syarat minimal 20 persen cuma 10 kursi ditambah sama PDIP aja sudah selesai (cukup mengusung calon)," katanya.

(MT/DR)
  1. Pilkada Serentak
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA