1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

PDIP belum komitmen apapun dengan Ridwan Kamil

"Kami tidak ada komunikasi dengan Ridwan Kamil dan tidak memiliki komitmen apapun dengan Ridwan Kamil," kata Tubagus.

Ridwan Kamil. ©2016 Merdeka.com Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 10 Agustus 2017 07:52

Merdeka.com, Bandung - Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Tubagus Hasanuddin menyatakan, partainya belum memiliki komitmen apapun dengan Ridwan Kamil. Sejak membuka penjaringan yang dibuka untuk orang non-partai, Wali Kota Bandung tersebut juga tidak turut mendaftar.

"Kami tidak ada komunikasi dengan Ridwan Kamil dan tidak memiliki komitmen apapun dengan Ridwan Kamil. Saya tidak tahu yang komunikasi dengan Ridwan Kamil yang mana," kata Tubagus dalam jumpa persnya di Kantor DPD PDI P Jabar, Bandung, Rabu (9/8).

Dengan begitu dia tidak bisa menyampaikan kans Ridwan Kamil untuk didorong sebagai bakal bakal calon gubernur Jabar 2018. PDIP Jabar sendiri diketahui sudah mengantongi empat nama yang sudah mendaftar lewat penjaringan yakni, Sekda Jabar Iwa Karniwa, Sekjen PDIP Jabar Abdy Yuhana, Bupati Majalengka Sutrisno, dan Puti Guntur Soekarnoputri anggota DPR RI.

Nama-nama yang disebutkan tersebut kata Abdy Yuhana, sudah dilakukan fit and proper test dan masuk ke meja DPP PDIP. DPD pun saat ini tinggal menunggu keputusan DPP untuk menentukan nama yang nantinya bakal diusung pada percaturan politik di Jabar. ‎ Begitu juga dengan nama-nama yang ssampai saat ini dikatikan dengan PDIP meski tidak ikut penjaringan.

"Pilgub itu masih dinamis. Tapi kita sepakati bahwa ini menjadi kewenangan DPP. Jadi semua tahapan sudah dilaksanakan. Tgl menunggu keputusan dpp partai siapa yang akan didorong," ujarnya.

Sejauh ini PDIP sendiri yang kian dekat dengan Golkar kemungkinan sejalan dengan mendorong Dedi Mulyadi menjadi bakal calon gubernur atau bakal calon wakil gubernur Jabar. Partai yang jika disatukan memiliki 37 kursi ini dari ketentuan 20 kursi tinggal mencari pasangan Dedi Mulyadi.

(FF/ASW)
  1. Pilgub Jabar
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA