1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

MUI Kota Bandung imbau pengurus masjid manfaatkan program kredit

"Pemkot Bandung punya program Kredit Mesra. Kami mengimbau para pengurus DKM agar memanfaatkannya ," ujar Miftah.

Ilustrasi masjid. ©2016 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 14 September 2017 19:22

Merdeka.com, Bandung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengimbau para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk memanfaatkan program Kredit Masjid Sejahtera (Mesra). Fasilitas pembiayaan dari PD BPR Kota Bandung ini berpotensi menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis masjid.

Ketua MUI Kota Bandung Miftah Faridl berpandangan, uang umat jangan dikumpulkan begitu saja tanpa manfaat. Kembalikan manfaatnya untuk umat, berupa sarana atau modal. Asal pertanggungjawabannya jelas dan ada lembaga yang mengurusinya. Maka Kredit Mesra merupakan salah satu jawabannya.

"Pemkot Bandung punya program Kredit Mesra. Kami mengimbau para pengurus DKM agar memanfaatkannya sebagai jalan untuk menyejahterakan umat," ujar Miftah dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung, Kamis (14/9/2017).

Pihaknya pun mengapresiasi adanya terobosan tersebut. Ulama, lanjutnya, mendukung penuh dan berupaya untuk membantu apa yang bisa dilakukan. "Ini sangat baik untuk mengatasi persoalan yang muncul karena banyaknya rentenir," katanya.

Dia mengakui ada saja risiko yang muncul dari pembiayaan tanpa agunan dan tanpa jasa tersebut. Tapi ini, kata dia, merupakan langkah nyata yang harus didukung bersama demi menggerakkan ekonomi kerakyatan.

"Kredit Mesra juga bisa menguatkan peran masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah melainkan juga untuk memberikan kesejahteraan bagi umat. Dan secara keilmuan, pembiayaan ini diperbolehkan atau halal karena bukan transaksi bisnis di dalam masjid," ucapnya.

Di tempat sama, Direktur BPR Kota Bandung Rio Zakaria menambahkan, sejak diluncurkan, respon masyarakat terhadap Kredit Mesra sudah cukup bagus. Sudah ada sekitar 100-an masyarakat mengajukan pembiayaan.

"Alhamdulillah, direspon positif oleh masyarakat Kota Bandung. Kami terus-terusan sosialisasi sampai ke tingkat kewilayahan. Dalam satu hari bisa sampai tiga tempat yang berbeda," kata Rio.

(MT/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA