1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Maxwin Organization Berupaya Wujudkan Indonesia Bebas Riba

Riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan presentase tertentu.

Max Winardi. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Jum'at, 16 November 2018 21:23

Merdeka.com, Bandung - Maxwin Organization, sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Belibisnis.com Group yang merupakan investment company di Indonesia memiliki sebuah program revolusioner untuk mewujudkan Indonesia bebas riba. Bukan hal mudah memang namun pihaknya optimis bisa merealisasikan hal tersebut.

Riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan presentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjaman. Riba dinilai memberatkan bagi pihak peminjaman sehingga praktek riba tidak hanya dilarang di agama Islam, namun juga bagi umat Kristiani maupun Yahudi.

Alasan penting yang mendasari pelarangan praktik riba yaitu karena dari praktik ini telah tercipta ruang hilangnya keseimbangan tata kehidupan sosial ekonomi kemasyarakatan. Prinsip pengambilan bunga menjadi sebuah senjata bagi penganut sistem kapitalis (golongan karya) untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya yang tentu saja hal ini akan semakin melemahkan posisi orang-orang miskin.

"Kami berupaya untuk membuat Indonesia tanpa bunga. Cara yang kami lakukan adalah dengan cara investment," ujar Konsultan Bisnis dan Founder Maxwin Organization, Max Winardi kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Pusdiklat Stikes Dharma Husada, Jalan Cirasanten Endah Arcamanik, belum lama ini.

Ia menjelaskan, sistem ekonomi di dunia tidak bisa lepas dari praktik riba. Ketika seseorang membutuhkan dana langkah yang biasa diambil adalah mengajukan pinjaman ke perbankan dimana pada prosesnya tentu saja akan membutuhkan jaminan dan akan dikenakan bunga bagi peminjamnya.


Pengetahuan masyarakat tentang praktek riba masih rendah baik terhadap hukum dasar, jenis riba, dan dampak buruknya sehingga tak jarang karena minimnya pengetahuan tersebut praktek riba masih banyak terjadi. Kata dia, jika riba dilarang lalu apakah ada solusi yang tepat untuk menghentikan praktik riba ini.


"Kalau sekarangkan konsep pendanaan yang terjadi di Indonesia terbagi dua yaitu Borrowing seperti di bank dan Investment Sharing Economy. Makanya kami terapkan konsep investment di Indonesia dan kami harap bisa berhasil," katanya.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas riba ini tentu saja tidak mudah, namun dengan dukungan dari berbagai pihak Maxwin Organization yakni pihaknya bisa menghentikan praktik riba dan menggantinya dengan sistem yang dapat meningkatkan kemakmuran rakyat Indonesia.

(ES/AA)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA