1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Mantan Kepala Bappenas minta Indonesia realisasikan SDGs

"SDGs merupakan komitmen bersama yang konprehensif. Penekanan tujuan tidak hanya pada outcome," kata Armida.

Ilustrasi orang miskin. ©2016 Merdeka.com Reporter : Iman Herdiana | Kamis, 25 Agustus 2016 16:35

Merdeka.com, Bandung - Armida Salsiah Alisjahbana dikukuhkan sebagai Anggota Komisi Bidang Ilmu Sosial Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). Dalam kuliah inaugurasinya, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas era Presiden SBY ini meminta Indonesia segera merealisasikan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Armida mengungkapkan, hampir genap satu tahun lalu, pada 25 September 2015, sejarah mencatat komitmen 193 negara di dunia termasuk Indonesia terhadap Agenda Pembangunan Global pasca 2015. Komitmen ini tertuang dalam Resolusi PBB Nomor 70/1 tentang SDGs.

Komponen utama SDGs adalah pembangunan pendidikan, kesehatan dan kesetaraan gender, pengentasan kemiskinan, perlindungan dan perhatian terhadap kaum marjinal, pembangunan ekonomi yang inklusif, infrastruktur berkelanjutan, hunian berkelanjutan, serta energi berkelanjutan.

Komponen lainnya, kata Armida, pengelolaan dan pemanfaatan yang berkelanjutan dari sumber daya alam, keanekaragaman hayati dimana perlindungan ekosistem merupakan bagian tak terpisahkan, dan lain-lain.

"SDGs merupakan komitmen bersama yang komprehensif. Penekanan tujuan tidak hanya pada outcome dari pembangunan itu sendiri yang berujung pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga sangat menekankan pada aspek keadilan dan inklusivitas serta cara dalam pencapaian tujuan," kata Armida, dalam kuliah inaugurasi di Kampus Unpad, Bandung, Kamis (25/8).

Armida menyampaikan kuliah berjudul 'Dari Komitmen ke Realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia'. SDGs, sambung dia, menekankan pada pemenuhan HAM atau non-diskriminasi. Target SDGs lebih ambisius, misalnya menghilangkan kemiskinan dalam segala bentuknya.

Ia menuturkan, sebelum SDGs menjadi agenda pembangunan global pasca 2015, Indonesia telah aktif berperan dalam proses penyusunannya melalui keterlibatan di berbagai forum tingkat dunia. Peran Indonesia tersebut bukti komitmen kuat dalam mengaktualisasikan agenda pembangunan global. "Kini saatnya Indonesia secara sistematis merealisasikan komitmen terhadap SDGs," katanya.

Ia juga mempertanyakan kebijakan dan program prioritas RPJMN 2015-2019 dalam kaitannya dengan SDGs. "Tentu saja perlu keselarasan antara agenda pembangunan nasional (RPJMN) dan agenda pembangunan global," katanya.

Inaugurasi dihadiri Ketua AIPI Sangkot Marzuki, Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad, Sekjen dan Ketua Komisi Ilmu Sosial AIPI dan guru besar serta tokoh lainnya. Armida sendiri duduk sebagai anggota Komisi Ilmu Sosial AIPI.

(MT/IH)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA