1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Jawaban Oded tanggapi catatan DPRD soal banjir, transportasi dan rumah deret banjir

"Kita akan terus berupaya menyelesaikan mengurai kemacetan dengan pola kolaborasi semua pihak," kata Oded.

Wali Kota Bandung Oded M Daniel. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 27 September 2018 16:30

Merdeka.com, Bandung - Wali Kota Bandung Oded Muhamad Danial menjawab catatan yang diberikan dewan terkait kinerja Pemkot Bandung di Hari Jadi Kota Bandung ke 208. Seperti disampaikan sebelumnya Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja memberikan sejumlah catatan diantaranya persoalan kemacetan, banjir dan rumah deret yang dinilai belum tuntas.

Oded mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan persoalan Kota Bandung yang belum tuntas. Dia menjelaskan, untuk persoalan kemacetan, jangka pendeknya akan menerapkan rakaya jalan di titik-titik yang mengalami kepadatan. Pihaknya akan berkolaborasi dengan semua pihak mulai dari kepolisan dan masyarakat untuk sama-sama mengurai kemacetan

"Kita akan terus berupaya menyelesaikan mengurai kemacetan dengan pola kolaborasi semua pihak dari mulai masyarakat dengan instansi juga nanti. Kita akan terapkan rekayasa jalan. Jadi saya istruksikan Pak Didi (Kadishub) untuk koordinasi dengan kepolisian," ujar Oded di Balai Kota Bandung, Kamis (27/9).

Pihaknya juga akan memperbanyak jumlah flyover di Kota Bandung. Rencananya ada dua flyover baru yang akan dibangun dalam waktu dekat. "Dengan pembangunan flyover ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di Kota Bandung," katanya.

Sementara untuk persoalan banjir, Oded menyebut akan memperbanyak kolam retensi di Kota Bandung. Kolam retensi ini nantinya akan berfungsi sebagai parkir air saat debit air meninggi. Sehingga ketika debit air tinggi akan ditampung di kolam retensi sehingga tidak melimpas ke jalan.

"Pembangunan kolam retensi yang ada saat ini akan kita teruskan. Untuk tahun ini kan sedang dibangun kolam retensi di Sirnaraga," ucapnya.

Adapun untuk pembangunan rumah deret Oded mengakui bahwa saat ini masih berproses. Apalagi pembangunan rumah deret masih berpolemik dengan warga yang masih belum setuju untuk pindah.

"Karena sekarang ini masih ada hal hal yang dikoordinasikan. Saya sudah instruksikan kepada dinas terkait untuk terus memproses (persoalan yang belum beres). Terutama hal-hal yang harus secara adminstratif diselesaikan. Tapi prinsipnya baik persoalan rumah deret transportasi ataupun banjir saat ini masih berproses dan akan tentunya akan dituntaskan," katanya.

(MT/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA