1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Ini penawaran yang menggiurkan dari para calon wali kota untuk warga Bandung

Permasalahan nyata yang saat ini terjadi di Bandung. Yakni pendidikan, kemacetan, kesehatan, serta ekonomi.

Debat publik kedua pilwalkot Bandung 2018. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Senin, 16 April 2018 09:43

Merdeka.com, Bandung - Debat publik jilid dua Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandung 2018 berlangsung seru. Ketiga pasangan calon (paslon) memberikan sederet penawaran menggiurkan bagi warga Bandung.

Pada debat publik yang berlangsung di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung, Minggu (15/4), ketiga pasangan calon yakni Nurul Qomaril Anwar dan Chairul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto dan Aries Supriyatna, serta Oded Muhamad Danial dan Yana Mulyana memaparkan lima permasalahan serta solusi demi kemajuan Kota Kembang.

Mengusung tema 'Tahu Masalah Tahu Solusi', hajatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini memang dijadikan ajang bagi para paslon untuk mengutarakan permasalahan serta solusi untuk kemajuan Kota Bandung.

Juga, dalam kesempatan tersebut para paslon diberi waktu untuk memaparkan janji serta komitmennya sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Bandung. Selama sekitar dua jam debat berlangsung dan disiarkan disalah satu televisi swasta.

Dalam kesempatan tersebut, paslon nomor satu yakni Nurul Qomaril Hidayat dan Chairul Yaqin Hidayat memaparkan permasalahan nyata yang saat ini terjadi di Bandung. Yakni pendidikan, kemacetan, kesehatan, serta ekonomi.

"Dalam perjalanan ini kami banyak melakukan perjalanan dengan datang ke wilayah padat, ratusan RW kami temui, dan ribuan warga Bandung kami dengar aspirasinya. Banyak hal yang tentu saja soal kebutuhan dasar terkait kesejahteraan itu yang diharapkan," ujar Nurul saat ditemui dalam acara debat publik.

Kata Nurul, usai dirinya melakukan safari ke berbagai kampung dan daerah di Kota Kembang, setidaknya ada empat permasalahan krusial yang dirangkumnya. Yakni pendidikan, kemacetan, kesehatan, serta ekonomi.

"Dari ke empat masalah ini, tentu saja saya sebagai ibu enggak bisa membiarkan warga Bandung merana. Kami akan mengembangkan pendidikan inklusi dan fokasional, melengkapi puskesmas agar ada fasilitas rawat inap jadi memudahkan masyarakat, menambah ambulance, dan untuk kemacetan akan kami tawarkan solusi jangka pendek dan jangka panjang," kata Nurul.

Sementara untuk paslon nomor dua yakni Yossi Irianto dan Aries Supriatna merumuskan lima permasalahan Kota Bandung yaitu banjir, macet, ketimpangan ekonomi, sampah, dan lingkungan.

"Ada lima hal yang kami soroti, khususnya untuk masalah lingkungan ini kami memiliki program untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 30 persen disetiap titik di Bandung. Bukan hanya itu, kami pun akan membantu menyediakan air bersih bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan fasilitas itu," kata Yossi.

Dari paslon nomor tiga yakni pasangan Oded M Danial dan Yana Mulyana merumuskan lima masalah fundamental yang harus segera diselesaikan yaitu, kemacetan, banjir, kesenjangan ekonomi, pelayanan publik, dan sampah.

Yang menjadi fokus dari paslon ini adalah rumusan masalah perihal pelayanan publik. Oded menuturkan, permasalahan publik kini kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Sebagai solusinya, keduanya sepakat untuk merangkum sebuah konsep yang harus secara konsisten dijalankan.

"Tentunya konsep yang kami miliki ini bukan hanya sekedr jangka pendek, tapi bagaimana dalam jangka panjangnya ini bisa terus berjalan dan permasalahan pelayanan publik bisa selesai," katanya.

(ES/AA)
  1. Politik
  2. Pilkada Bandung
  3. Pilwalkot Bandung
  4. Kampanye
  5. Debat
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA