1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Emil serahkan bantuan lewat ACT untuk warga Rohingya lebih dari Rp 4,3 miliar

"Ini luar biasa dan kami salurkan ke ACT. Kenapa ACT, karena dia udah punya instrumen," kata Emil.

Ridwan Kamil . ©2016 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 14 September 2017 08:15

Merdeka.com, Bandung - Setelah selama sepekan melakukan penggalangan dana untuk korban konflik kemanusiaan etnis Rohingya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerahkan bantuan kepada tim Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dari aksi penggalangan dana tersebut terkumpul donasi lebih dari Rp 4,3 miliar.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, dana bantuan yang terkumpul hingga Rp 4,3 miliar ini terdiri dari Rp3,12 miliar dana yang dihimpun melalui laman kitabisa.com selama sepekan. Sementara sisanya sebesar Rp1,2 miliar berasal dari penggalangan dana ASN Pemkot Bandung, pengusaha serta warga Bandung.

"Ini luar biasa dan kami salurkan ke ACT. Kenapa ACT, karena dia udah punya instrumen, pasukan dan networking di Myanmar maupun di Bangladeshnya. Saya titip bantuan ini agar bantuan ini disampaikan dan update-updatenya sebagai transparansi," ujar Emil kepada wartawan di sela acara penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Senin (11/9).

Emil pertama kali memposting ajakan untuk membantu warga muslim Rohingya pada Selasa (5/9) pekan lalu. Sebenarnya jumlah sumbangan yang ditargetkan yakni sebesar Rp 1 miliar dalam rentang waktu 25 hari. Namun baru dua hari pertama, sudah terkumpul Rp1 miliar.

"Saya bilang tadi kok kenapa bisa besar, ini kombinasi tiga hal yakni empatinya yang luar biasa ketemu teknologi yang memudahkan dan ketemu intensitas komunikasi. Tadi disampaikan 2 kali posting dalam sehari traffic bisa naik bahkan sampai 1 miliar," katanya.

Emil berharap dana bantuan dari masyarakat ini dapat membantu meringankan beban penderitaan dari warga Rohingya.

"Saya tidak mengarahkan apapun terkait jenis bantuannya, karena yang tahu ACT. Terserah ACT mau jadi beras, tempat shelter, tempat kesehatan, apapun yang dibutuhkan karena mereka yang lebih hafal. Yang penting dari kita mah ada pelaporan aja sebagai akuntabilitas," katanya.

Lebih lanjut Emil mengatakan, bahwa penggalangan dana secara digital melalui laman kitabisa.com ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, Emil juga melakukan penggalangan dana secara digital melalui laman kitabisa.com untuk membantu warga yang terkena bencana asap di Kalimantan dan Sumatra serta banjir bandang yang terjadi di Garut dan Sumedang.

"Jadi Saya tidak pertama kali melakukan ini, tadi disampaikan bencana asap di Kalimantan, Sumatra, dan banjir bandang Garut, Sumedang juga sudah dilakukan. Juga adopsi warga miskin oleh warga mampu juga oleh kitabisa.com," ujarnya.

(MT/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA