1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Dinas Pekerjaan Umum mulai bangun sky walk tahap dua di Cihampelas Rp 9 miliar

"Sudah lelang dan kemarin sudah sosialisasi. Sekarang sudah siap dilakukan pemancangan tiang-tiangnya," ujar Arief.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Jum'at, 10 Agustus 2018 13:52

Merdeka.com, Bandung - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akan memulai pembangunan skywalk Cihampelas tahap dua. Nantinya, Skywalk di Jalan Cihampelas atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Teras Cihampelas akan diperpanjang hingga ke jalan layang Pasupati.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan, pihaknya telah merampungkan proses lelang. Saat ini pihaknya akan bersiap untuk memasang tiang pancang.

"Sudah lelang dan kemarin sudah sosialisasi. Sekarang sudah siap dilakukan pemancangan tiang-tiangnya," ujar Arief kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Kamis (9/8).

Menurut dia, skywalk Cihampelas tahap dua ini akan memiliki panjang sekitar 250 meteran. Proyek dengan anggaran Rp 9 miliar ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini

"Insyaallah targetnya empat bulan beres. Panjang 250 ke arah bawah," katanya.

Untuk menghindari kemacetan parah akibat pembangunan, Arief mengungkapkan bahwa pengerjaan proyek ini akan dilakukan pada malam hari. Dia pun memyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak dari pembangunan Sky Walk tahap dua ini.

"Kita hindari pekerjaan siang hari. Siang hari kita akan bekerja tapi malam-malam kita akan melakukan pekerjaan yang melintang. Jadi warga bandung mohon maaf kita ada pekerjaan skywlak tahap II," ucapnya.

Arief menyebut bahwa secara desain pembangunan sky walk tahap dua ini sama dengan proyek sky walk tahap pertama. Namun sky walk tahap dua ini hanya khusus diperuntukan untuk pejalan kaki, buka untuk pedagang kaki lima.

"Jadi tidak ada untuk para pedagang, tapi khusus untuk pedestrian orang. Di tugas pokok kami di tugas jembatannya, kalau untuk pkl-nya itu di temen-temen koperasi dan umkm. Kalau memang temen-temen ada itu mangga kita bicarakan bagaimana. Cuma kami tidak mendesain untuk adanya penampungan pkl ini hanya ruang publik dan untuk pedestrian," katanya.

(MT/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA