1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Dendy Darman Studio dipercaya desain satu lantai Apartemen Tamansari Kencana

"Ini proyek pertama DDS dengan Wika, biasanya kami pegang private residence, kali ini korporasi besar".

Dendy Darman Studio (DDS. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Minggu, 04 November 2018 12:27

Merdeka.com, Bandung - Dendy Darman Studio (DDS) mendapat kepercayaan dari PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) untuk merancang satu lantai Apartemen Tamansari Kencana. Pada lantai khusus yang didesain oleh DDS ini terdiri dari sekitar 30 unit hunian.

Seniman sekaligus perancang dari DDS, Dendy Darman mengatakan, pihaknya mendapat pinangan untuk merancang satu lantai apartemen milik Wika Realty di Kawasan Antapani itu. Ia diberi kebebasan untuk perihal desain.

"Ini proyek pertama DDS dengan Wika, biasanya kami pegang private residence, kali ini korporasi besar. Ini adalah kesempatan buat kami, tentunya akan kami manfaatkan dengan baik," ujar Dendy kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara ‘Launching Apartemen Tamansari Kencana’, Sabtu (3/11).

Pada satu area lantai tersebut, ada empat tipe kamar yakni studio, One Bedroom, Two Bedroom, dan Three Bedroom. Semua unit apartemen, kata dia, sudah full furnished. Ada begitu banyak sentuhan yang dibuat oleh DDS hingga membuat mereka yang memiliki unit khusus ini akan merasakan sensasi hunian berbeda.

"Saya enggak tahu nama konsepnya ini apa cuma saya akan membuat pintunya dibuka semua jadinya kaca-kaca semuanya. Di kamarnya itu enggak kelihatan pintu, kayak kaca semua. Kalau kesannya sih lagi jalan di gang sempit. Dengan desain ini saya berharap kesan penghuni apartemen yang individualis ini berubah," jelasnya.

Dengan rancangan yang telah disusun rapih oleh DDS ini, diharapkan para penghuni apartemen mampu bersosialisasi dengan baik bersama tetangga. Soalnya, ia berupaya untuk kembali mengembalikan budaya ramah dan bersosialisasi khas orang Indonesia.

"Sekarang kayaknya sudah hilang ya, makanya DDS berupaya menghadirkan hunian bergaya modern namun dengan kultur yang masih konvensional. Orang Indonesia itu kayak ‘barudak’ kalau bahasa Sunda, ya saudara gitu semuanya. Kalau di apartemen kan biasanya kita enggak tahu siapa tetangga kita. Makanya saya coba ubah itu," kata Dendy.

Dengan nuansa kayu dan material yang digunakan adalah lokal, DDS berupaya menghadirkan nuansa hunian modern. Tentunya sensasi menetap disebuah apartemen ini akan berbeda dengan sentuhan DDS pada setiap sudutnya.

 

(ES/AA)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA