1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Cari bakat, audisi KDI kembali hadir di Bandung

"Setelah vakum tiga tahun, kini kami kembali menggelar audisi di delapan kota di Indonesia. Kami rindu dengan penyanyi berkarakter".

kdi. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Sabtu, 07 Juli 2018 14:39

Merdeka.com, Bandung - Memiliki cita-cita menjadi seorang penyanyi dangdut terkenal? Kini saatnya mimpi itu diwujudkan. Audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018 kembali hadir di Bandung. Bertempat di Sabuga, audisi berlangsung selama dua hari yakni Sabtu (7/7) dan Minggu (8/7).

Executive Producer MNCTV, Hanie Susanti mengatakan, setelah vakum setelah tiga tahun lamanya, kini KDI kembali hadir untuk menjaring bakat-bakat masyarakat Indonesia dalam bernyanyi dangdut. Untuk meraih calon-calon bintang, audisi dilakukan ke berbagai kota di Tanah Air.

"Setelah vakum tiga tahun, kini kami kembali menggelar audisi di delapan kota di Indonesia. Kami rindu dengan penyanyi berkarakter," ujar Hanie kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara jumpa pers di The Jayakarta, Jumat (6/7).

Untuk mencari penyanyi dangdut berbakat, MNCTV menggelar audisi di delapan kota yakni Makassar, Medan, Semarang, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Bandung, dan Jakarta. Setelah proses audisi dari delapan kota besar, 45 kontestan kembali tersaring dan bertemu di Jakarta dalam Gerbang KDI.

Selanjutnya, tersaring 20 peserta terbaik menuju kontes KDI yang telah terseleksi akan dikarantina di asrama dan diberikan pelatihan-pelatihan berupa olah teknik vokal, koreografi, personalitas, dan tata busana.

Seluruh kontestan KDI yang telah terseleksi setiap minggunya akan bersaing untuk tampil dihadapan dan dinilai oleh para juri dan mendapatkan sms terbanyak dari masyarakat Indonesia untuk menjadi juara KDI.

"Menggelar audisi di Bandung kami optimis bisa menjaring 1.500 peserta dengan itungan setiap harinya mencapai maksimal 900 peserta. Kami membatasi audisi setiap harinya karena kasihan kalau audisi berlangsung sampai subuh. Untuk peserta lolos sendiri kami tak batasi," katanya.

(ES/AA)
  1. Musik
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA