1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Akibat banjir Cicaheum ratusan rumah warga rusak dan 1 unit mobil hilang

"Beruntung tidak ditemukan korban jiwa pada kejadian ini. Untuk sementara warga di tampung di Posko Gg. H. Sobandi," ujar Ferdi.

Dampak banjir Cicaheum. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Rabu, 21 Maret 2018 14:07

Merdeka.com, Bandung - Banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, pada Selasa (20/3) kemarin memberikan dampak yang sangat luas kepada masyarakat sekitar. Tingginya debit air Sungai Cipamokolan membuat air bercampur lumpur meluap ke pemukiman warga.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Ferdi Ligaswara, mengatakan ada ratusan rumah warga yang terdampak dari banjir bandang yang terjadi di Jatihandap. Hal ini mengingat curah hujan yang cukup tinggi pada Selasa kemarin.

Menurut Ferdi sedikitnya ada 152 rumah yang terdampak dari banjir tersebut. Ratusam rumah yang terdampak ini tersebar di sejumlah RW di Kelurahan Jatihandap.

Dia merinci, di Perumahan Jati Indah RT 04, RW 16 ada 8 rumah yang terdampak. Kemudian di Komplek Pondok Alam Resik ada 26 rumah terdampak. Selain itu di RT 03 RW 16 ada 15 rumah yang terkena dampak banjir. Kemudian di RT 1-3 ada 70 rumah. Kemudian di RT 04 RW 5 ada 14 rumah, serta RT 5 RW 5 ada 4 rumah dan 1 SD yang terdampak.

"Beruntung tidak ditemukan korban jiwa pada kejadian ini. Untuk sementara warga di tampung di Posko Gg. H. Sobandi," ujar Ferdi kepada wartawan, Rabu (21/3).

Menurut Ferdi, selain rumah yang terdampak, sejumlah kendaraan milik warga baik roda dua maupun roda 4 warga juga menjadi korban. Sebagian besar kendaraan mengalami kerusakan. Bahkan satu unit mobil milik warga Komplek Pondok Alam Resik hilang karena terbawa arus banjir.

"Satu mobil milik warga di RT 4 Rw 16 Komplek Pondok Alam Resik hilang," kata dia.

Menurut Ferdi saat ini akses menuju lokasi terhambat karena endapan lumpur yang menyebabkan jalanan licin dan mengakibatkan banyak kendaraan roda dua tergelincir. Situasi saat ini lanjut Ferdi sedang dilakukan penyemprotan membersihkan endapan lumpur di seputaran jalan Cicaheum

Lebih lanjut Ferdi mengatakan bahwa kebutuhan yang yang paling mendesak untuk warga saat ini adalah alat semprot lumpur, selimut, alat kebersihan, makanan, dan air bersih.

"PMI Kota Bandung memobilisasi 15 personil untuk melakukan assessment dan membantu evakuasi. Masyarakat dihimbau untuk terus berhati-hati saat melalui jalan Cicaheum karena masih licin," katanya.

 

(ES/DR)
  1. Info Kota
  2. Banjir
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA