1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Bagi pemula, mulailah bisnis yang sudah jelas pasarnya

"Cari yang bisnisnya sudah banyak saja, soalnya kalau kita ngotot bikin produk aneh dan baru, ya potensi enggak lakunya juga besar," kata Dewa.

Pebisnis Dewa Eka Prayoga . ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Rabu, 11 Juli 2018 17:01

Merdeka.com, Bandung - Bagi Anda yang ingin menggeluti dunia bisnis namun bingung harus mulai dari mana, Dewa selling dan Founder Billionaire Store yakni Dewa Eka Prayoga memberikan tips sederhana. Kata dia, carilah bisnis yang sudah banyak digeluti oleh orang lain. Seperti, bisnis hijab atau camilan yang tengah viral saat ini.

Dewa menjabarkan, menjalani bisnis yang sudah banyak digeluti oleh orang saat ini memiliki sisi positif. Artinya, potensi untuk produk yang dijualnya laku begitu besar soalnya daya serap marketnya juga sudah jelas dan banyak.

"Cari yang bisnisnya sudah banyak saja, soalnya kalau kita ngotot bikin produk yang aneh dan baru, ya potensi enggak lakunya juga besar. Kalau bisnis yang sudah banyak itu kan sudah jelas daya serap marketnya banyak," ujar Dewa kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara seminar UMKM Online 'Pengembangan Industri Kreatif di Era Digital', Selasa (10/7).

Kata Dewa, menjalani bisnis yang sudah banyak digeluti oleh pebisnis lainnya tentu dibutuhkan perencanaan yang matang. Soalnya, dari situ kemampuan pebisnis anyar dipertaruhkan. Tahapan sulit dalam bisnis bukanlah perihal memulai bisnis tapi bagaimana membangun sebuah merek agar bisa dikenal banyak orang.

Untuk memulai bisnis, selain menyiapkan modal, hal lain yang harus dipersiapkan adalah mental. Hilangkan pemikiran ketakutan akan kegagalan namun, pikirkan hal sebaliknya.

"Mental itu utama. Semua pengusaha pemula masalahnya mental. Banyak yang mikir takut bangkrut, padahal harusnya pikirkan takut untung. Mikir takut miskin, emangnya pernah kaya. Pengusaha pemula itu harus berani. Setelah berani memulai, baru ilmunya disuntikkan. Bisnis itu bukan asal berani, tapi butuh keilmuan juga," katanya.

(MT/AA)
  1. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA