1. BANDUNG
  2. GAYA HIDUP

Ternyata berpuasa bisa tingkatkan gairah seksual

"Saat berpuasa, metabolisme gula dalam tubuh berubah menjadi energi. Itulah yang membuat hormon testosteron meningkat," kata dr. Miftah.

Ilustrasi pasangan suami istri. ©2016 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Kamis, 16 Juni 2016 18:57

Merdeka.com, Bandung - Bagi pasangan suami istri, tahukah Anda jika dengan berpuasa akan meningkatkan gairah seksual? Hal tersebut benar adanya. Apalagi di saat bulan suci Ramadhan ini, puasa yang dilakukan penuh oleh umat muslim akan membuat gairah seks meningkat.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Hasan Sadikin dr. Miftah SpPD sub endokrin menjelaskan, peningkatan gairah seks itu timbul berkah hormon testosteron yang meningkat dikala menjalankan ibadah puasa. "Saat berpuasa, metabolisme gula dalam tubuh berubah menjadi energi. Itulah yang membuat hormon testosteron meningkat dan gairah seks menjadi tinggi," ujar Miftah kepada Merdeka Bandung, belum lama ini.

Peningkatan gairah seks saat berpuasa tak lantas akan terasa saat awal-awal menjalankan ibadah. Namun, meningkatnya hormon testosteron akan terasa pada seminggu lebih setelah dengan rutin menjalankan ibadah puasa.

"Ini merupakan bagian dari proses saat tubuh menyesuaikan dengan puasa yang dijalani. Jadi tidak langsung hormon testosteronnya meningkatkan. Butuh proses sekitar seminggu lebih dan hubungan suami istri akan semakin bergairah," jelasnya.

Asupanan makanan yang baik saat sahur dan buka puasa ditambah dengan terbatasnya gerak di siang hari karena kondisi tubuh yang lemas. Justru menjadi modal untuk pasangan suami istri melakukan hubungan seks di malam hari.

Dengan berpuasa, pasangan suami istri hanya bisa melakukan hubungan intim pada malam hari. Dengan begitu, energi yang sudah terisi saat berbuka akan disalurkan saat melakukan hubungan intim. Hal tersebut yang membuat hubungan intim akan lebih nikmat dan masing-masing pasangan memiliki energi yang kuat dalam melakukan seks.

(FF/AA)
  1. Info Kesehatan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA