1. BANDUNG
  2. GAYA HIDUP

'Chikung' film bela diri karya anak Bandung

Pesan yang ingin disampaikan dalam film "Chikung" ingin menjadikan bela diri sebagai iman untuk menyadarkan musuh.

Film Chikung. ©2016 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Minggu, 24 Juli 2016 12:35

Merdeka.com, Bandung - Sebuah rumah produksi asli Bandung Ta Ferri Entertainment mengaku bangga karena film pertama hasil produksinya bertitle "Chikung" akan segera rilis. Film dengan tema bela diri itu akan rilis dibioskop pada Rabu (27/7) mendatang.

Dengan genre action drama, film  dibintangi oleh Cecep Arif Rahman yang sukses berperan dalam film The Raid 2 dan Star Wars itu mengambil setting film pada tahun 1990an. Ceritanya bermula dari seorang kakek tua dengan seorang anak tinggal disebuah perkampungan.

Kakek tua tersebut rupanya memiliki kesaktian yang diterapkan kepada anaknya yakni sebuah bela diri dari kombinasi kungfu dan pencak silat. Ada banyak konflik yang dialami oleh anak sang kakek yakni Chikung atau Kung Ming. Itulah yang membuat film tersebut wajib ditonton.

"Kung Ming diramalkan akan banyak kejadian buruk dialami dan di situ terjadi konflik yang membuat film ini semakin seru," ujar Ta Ferri, sutradara sekaligus pemeran Chikung saat ditemui dalam acara jumpa wartawan "Chikung" di Cihampelas Walk, Sabtu (23/7) malam.

Dengan hadirnya film bertema bela diri ini, diharapkan mereka yang bisa bela diri tak menjadi sombong dan besar kepala. Pesan yang ingin disampaikan dalam film "Chikung" justru ingin menjadikan bela diri sebagai iman untuk menyadarkan musuh, bukan mematahkan musuh.

"Sederhana sekali pesan yang ingin disampaikan, jangan salah gunakan bela diri. Jadikan bela diri sebagai iman untuk menyadari musuh. Untuk itu tonton film "Chikung" yang akan diputar dibioskop-bioskop pada 27 Juli 2016 mendatang," jelasnya.

Film "Chikung" ini mengambil lokasi di Lembang, Bandung, dengan proses pengerjaan selama dua bulan penuh. Dalam proses syuting, kata Ta Ferri, terbilang banyak godaan khususnya dalam hal cuaca. Saat syuting cuaca ekstrim sempat melanda.

"Lumayan ya banyak kendalanya seperti saat kami harus syuting di outdoor, tapi cuaca tidak mendukung karena saat itu hujan sangat deras dan angin kencang. Itu kendala terbesar selama menjalani proses syuting "Chikung", jelasnya.

(FF/AA)
  1. Film
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA